Minggu, 23 Juni 2013

METODE PENELITIAN



1.    Metodelogi Penelitian
a.    Dasar  Penelitian
          Dasar penelitian ini adalah survei dan bersifat deskriptif yaitu suatu penelitian untuk menggambarkan bagaimana  partisipasi masyarakat dan bentuk-bentuk partisipasi yang dilakukan dalam pengendalian erosi khususnya DAS MIU di Desa Wayu Kecamatan Marawola Barat Kabupaten Sigi, dimana penulis mengamati bentuk bentuk partisipasi masyarakat pada objek penelitian.
b.   Lokasi Penelitian
          Penelitian ini dilaksanakan di Desa Wayu Kecamatan Marawola Barat Kabupaten Sigi. Pemilihan lokasi ini dilakukan secara purposive dengan pertimbangan sebagai berikut:
1.    Kajian pada lokasi ini dapat memberikan konstribusi dalam memahami bagaimana partisipasi masyarakat terhadap pengendalian erosi.
2.    Mayoritas penduduk di Desa Wayu berprofesi sebagai petani dan mulai membuka lahan disekitar DAS yang akan dimanfaatkan sebagai lahan pertanian.
3.    Merupakan desa yang mempunyai objek wisata yang berpredikat wisata nasional.
Tabel 3. Jumlah Penduduk Desa Wayu Kecamatan Marawola Barat
Kabupaten Sigi Tahun 2012

Dusun 1
RT
Jenis Kelamin
Jumlah
Laki-Laki
Perempuan
1
102
93
195
2
81
67
148





Total
343
Sumber : Kantor Desa Wayu : 2012
     

c.    Penentuan Responden
Penentuan responden yaitu adalah masyarakat lokal yang dijadikan sasaran dalam penelitian ini dilakukan dengan metode purposive sampling. Metode purposive sampling Yaitu teknik pengumpulan sumber informasi yang tersedia secara tepat dimaksudkan untuk mengoptimalkan informasi dari target yang lebih spesifik, atau sesuai dengan criteria yang diinginkan oleh peneliti. Pengambilan sampel didasarkan atas tujuan tertentu dengan perimbangan seperti : fokus penelitian, pertimbangan ilmiah, alasan keterbatasan waktu, tenaga dan dana, sehingga tidak dapat mengambil sampel yang besar dan jauh.
Tridaya, Tomi Putra. 2011. Populasi Dan Sampel Penelitian.

d.   Jenis Dan Teknik Pengumpulan Data
          Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode survei, yaitu melalui wawancara, observasi, dokumentasi dan kuisioner, serta studi literatur. Dalam rangka pengumpulan data dan informasi/keterangan yang diperlukan, maka peneliti menentukan sampel sebanyak 30 dari jumlah populasi 343, dan juga pada penelitian ini ada dua macam data yang digunakan yaitu data primer dan data sekunder. Data primer dikumpulkan melalui teknik wawancara dengan responden maupun informan yang telah ditentukan dengan berpedoman pada daftar pertanyaan (kuisioner) yang telah disusun sesuai tujuan penelitian, serta pengamatan langsung (observasi) untuk melengkapi data primer yang diperlukan.  Data primer yang diambil meliputi identitas/karakteristik responden, yakni : umur , jenis kelamin, pendidikan, pekerjaan, jarak tempat tinggal dan lama tinggal serta tanggapan responden terhadap kuisioner sikap dan partisipasi. Data sekunder merupakan data penunjang bagi kegiatan penelitian yang dilakukan meliputi kondisi umum Desa Wayu Kecamatan Marawola Barat Kabupaten Sigi.


e.    Langkah-langkah Penelitian
          Dalam penelitian ini adapun langkah-langkah yang dilakukan untuk pengumpulan data yaitu sebagai berikut:
1.        Langkah Awal
·      Melakukan observasi awal untuk mencari permasalahan
·      Mencari Literatur sebagai pendukung dalam penelitian
·      Menentukan Lokasi Penelitian
·      Menyusun proposal penelitian
·      Mengurus Surat Keputusan Dekan Tentang Penunjukkan Dosen Pembimbing Mahasiswa Reguler FKIP UNTAD
·      Melakukan presentasi/seminar proposal
·      Melakukan perbaikan dan kemudian melanjutkan jika sudah sesuai prosedur penelitian.
2.        Pelaksanaan
·      Melakukan pengumpulan data yang lebih terperinci dengan cara memberikan kuesioner kepada masyarakat yang dijadikan sampel.
·      Mengolah dan menganalisis data yang telah didapatkan.
·      Mengurus administrasi tentang keterangan bahwa telah melakukan penelitian
3.        Langkah Akhir
·      Membuat dan menyusun laporan akhir penelitian dalam bentuk skripsi.
·      Melaksanakan ujian akhir skripsi.
f.     Analisis Data
          Dalam penelitian ini ada beberapa tahap analis yang digunakan yaitu sebagai berikut:
1.    Analisis data sebelum dilapangan
Analisis dalam tahap ini dilakukan terhadap data hasil studi pendahuluan, atau data sekunder yang akan digunakan peneliti untuk menentukan fokus penelitian. Akan tetapi, fokus penelitian pada tahap ini masih bersifat sementara dan tentunya akan berkembang setelah peneliti melakukann penelitian dilapangan.
2.    Analisis data selama dilapangan
Pada tahap ini, analisis data dilakukan dengan mengumpulkan data secara langsung melalui wawancara dan observasi, misalnya pada saat wawancara berlangsung peneliti sudah melakukan analisis terhadap jawaban dari responden. Juka peneliti belum puas dengan jawaban responden, maka peneliti bisa melanjutkan pertanyaan lagi sampai batas tertentu diperoleh data yang valid.
3.    Analisis data setelah selesai dilapangan
Analisis data ini merupakan tahap akhir, analisis data ini dibagi lagi menjadi beberapa tahapan yaitu sebagai berikut:
·      Analisis domain, yaitu memperoleh gambaran umum dan menyeluruh dari objek penelitian ataupun kondisi sosial.
·      Analisis taksonomi, yaitu penjabaran secara terperinci dari analisis domain melalui observasi terfokus.
·      Analisis konponensial, yaitu mencari ciri spesifik pada setiap detil struktur internal.
g.    Pengolahan Data
          Adapun tahap pengolahan data yang dilakukan dalam penyusunan laporan ini adalah sebagai berikut:
1.        Pengeditan ( editing ) adalah pekerjaan pengecekan/pemeriksaan kelengkapan dan kebenaran dan pengisian jawaban responden dalam kuesioner penelitian oleh interviewer  untuk diolah lebih lanjut
2.        Pemberian Kode ( coding ) adalah pemberian simbol angka pada jawaban yang diberikan responden berkaitan dengan pertanyaan dalam kuesioner.
3.        Pembuatan tabel ( tabulating ) adalah pemindahan data dan informasi dari kuesioner lembar kode ke dalam tabel.
4.        Penganalisaan ( analyzing ) adalah penyelidikan terhadap suatu peristiwa untuk mengetahui peristiwa yang sebenarnya.
h.   Definisi Operasional
          Variabel Agar tidak terjadi salah persepsi terhadap judul penelitian ini, maka perlu didefinisikan hal-hal sebagai berikut:
1.    Partisipasi masyarakat adalah keikutsertaan masyarakat dalam proses pengidentifikasian masalah dan potensi yang ada di masyarakat, pemilihan dan pengambilan keputusan tentang alternatif solusi untuk menangani masalah, pelaksanaan upaya mengatasi masalah, dan keterlibatan masyarakat dalam proses mengevaluasi perubahan yang terjadi.
2.    Erosi merupakan pengikisan atau kelongsoran yang disebabkan proses penghanyutan tanah oleh desakan-desakan dari kekuatan air dan angin, baik yang berlangsug secara alamiah ataupun sebagai akibat tindakan perbuatan manusia.
3.    Metode Pengendalian Erosi
Usaha pengendalian erosi pada dasarnya dapat dikelompokkan menjadi 3 metode, yaitu :
·      Metode Vegetatif
·      Metode Mekanik
·      Metode Kimiawi
4.    Daerah aliran sungai (DAS) dapat diartikan sebagai kawasan yang dibatasi oleh pemisah topografis yang menampung, menyimpan dan mengalirkan air hujan yang jatuh di atasnya ke sungai yang akhirnya bermuara ke danau/laut.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar